Dari Parkir Liar ke Parkir Tertib: Tantangan dan Solusi

Parkir liar menjadi salah satu penyebab utama kemacetan di banyak kota besar. Kendaraan yang diparkir sembarangan tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga menurunkan kenyamanan dan estetika kota. Permasalahan ini terus berulang karena lemahnya pengawasan, rendahnya kesadaran pengguna jalan, serta keterbatasan fasilitas parkir resmi.

Novi Amalia

8/26/20251 min baca

Mengapa Parkir Liar Terjadi?

Ada beberapa faktor yang memicu maraknya parkir liar:

  • Keterbatasan Lahan Parkir: Jumlah kendaraan terus meningkat, sementara lahan parkir tidak sebanding.

  • Lokasi Strategis: Banyak pengendara memilih parkir dekat tujuan meskipun dilarang.

  • Biaya Parkir: Tarif parkir resmi yang dianggap mahal membuat sebagian pengendara mencari alternatif.

Dampak Negatif Parkir Liar

  • Kemacetan Lalu Lintas: Jalan menyempit karena kendaraan parkir di badan jalan.

  • Potensi Kecelakaan: Jalur darurat atau trotoar tertutup kendaraan.

  • Kerugian Ekonomi: Waktu dan bahan bakar terbuang akibat macet.

Solusi Menuju Parkir Tertib

  1. Penegakan Hukum yang Tegas: Penerapan sanksi tilang, penggembokan, atau derek untuk kendaraan parkir sembarangan.

  2. Peningkatan Fasilitas Parkir Resmi: Membangun gedung parkir vertikal, lahan parkir park & ride, dan integrasi dengan transportasi publik.

  3. Digitalisasi Sistem Parkir: Menggunakan aplikasi untuk reservasi, pembayaran cashless, dan monitoring slot parkir.

  4. Edukasi dan Kampanye Kesadaran: Mengajak masyarakat untuk parkir sesuai aturan melalui sosialisasi dan media.

Penutup

Mengatasi parkir liar membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pengelola parkir, dan masyarakat. Dengan penegakan hukum, penyediaan fasilitas, serta pemanfaatan teknologi, kota dapat menciptakan sistem perparkiran yang tertib, aman, dan nyaman.